Detail Aduan
Kode Tracking: 2600000927
Informasi Aduan
Kembali
Selesai DINAS PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERHUBUNGAN Publik
Aduan Masyarakat
Jum'at, 24 Jul 2026 15:01:01 WIB
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izin Admin Lapor Bupati Kebumen,
Berdasarkan berita yang dimuat oleh KebumenUpdate berjudul "Usulan Rute Prameks hingga Gombong, Ditjen Perkeretaapian Beri Lampu Hijau", saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen beserta seluruh jajaran yang telah berupaya memperjuangkan perpanjangan layanan Commuter Line Prameks hingga Kabupaten Kebumen dan Gombong.
Saya sangat mengapresiasi ikhtiar yang telah dilakukan melalui berbagai audiensi dengan PT KAI, KAI Commuter, hingga Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Semoga seluruh proses yang sedang berjalan dapat segera membuahkan hasil terbaik dan perpanjangan layanan ini dapat segera terealisasi untuk masyarakat Kebumen.
Saya juga tertarik dengan kutipan pada akhir berita berikut:
"Di akhir pertemuan, Dirjen Perkeretaapian menginstruksikan agar jajaran KAI, KAI Commuter, dan perwakilan Pemkab Kebumen segera mengadakan rapat lanjutan dalam waktu dekat untuk mematangkan kesiapan operasional Prameks dengan harapan program ini dapat segera diluncurkan untuk melayani masyarakat."
Berdasarkan informasi tersebut, izinkan saya menyampaikan beberapa masukan yang mungkin dapat menjadi bahan pertimbangan dalam rapat lanjutan nanti.
1. Penambahan stasiun pemberhentian
Selain Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong, saya berharap dapat dipertimbangkan agar Commuter Line Prameks juga melayani Stasiun Prembun, Stasiun Kutowinangun, dan Stasiun Karanganyar, sehingga tidak perlu memilih hanya salah satu di antara Prembun atau Kutowinangun.
Ketiga stasiun tersebut telah mengalami renovasi saat proyek jalur ganda (double track), memiliki kanopi (overcapping), serta sebagian besar Standar Pelayanan Minimum (SPM) telah terpenuhi. Stasiun Karanganyar dan Stasiun Kutowinangun juga telah melayani naik turun penumpang, sedangkan Stasiun Prembun memiliki lokasi yang sangat strategis karena berada dekat jalan raya dan pasar.
Dengan bertambahnya ketiga stasiun tersebut, diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat, mengurangi kepadatan penumpang di Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong, serta mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah Kebumen bagian timur, tengah, dan barat.
2. Tetap mempertahankan sistem gate elektronik
Saya berharap sistem gate elektronik tetap digunakan pada layanan Commuter Line Prameks hingga Gombong. Sistem ini akan memudahkan pelanggan yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan layanan KRL menuju Klaten, Solo, maupun Palur, karena penumpang cukup melakukan transit di Stasiun Yogyakarta tanpa perlu keluar dari area stasiun.
3. Tarif tetap terjangkau
Saya berharap tarif perjalanan penuh Yogyakarta–Gombong dapat berada pada kisaran Rp8.000–Rp14.000, mengingat jaraknya sekitar 112 km dan masih sebanding dengan beberapa layanan kereta lokal lainnya, antara lain:
Commuter Line Blorasura (Surabaya Pasar Turi–Cepu) ±140 km: Rp13.000.
Commuter Line Garut (Purwakarta–Cibatu) ±129 km: Rp8.000.
Commuter Line Garut (Purwakarta–Garut) ±148 km: Rp14.000.
Commuter Line Supas (Surabaya Kota–Probolinggo) ±101 km: Rp8.000.
Tarif yang terjangkau diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum.
4. Perjalanan diharapkan dapat sampai Stasiun Gombong
Saya berharap sebagian besar, atau apabila memungkinkan seluruh perjalanan Commuter Line Prameks, dapat diperpanjang hingga Stasiun Gombong, bukan hanya sampai Stasiun Kebumen.
Hal ini karena Stasiun Gombong menjadi simpul transportasi utama bagi masyarakat Kebumen bagian barat serta daerah sekitarnya. Perpanjangan hingga Gombong akan memperluas jangkauan layanan, mengurangi kebutuhan masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi menuju Kutoarjo, serta memberikan manfaat yang lebih merata bagi pelajar, pekerja, pelaku UMKM, wisatawan, maupun masyarakat yang rutin bepergian ke Yogyakarta.
Demikian beberapa masukan yang dapat saya sampaikan. Masukan ini semata-mata merupakan harapan dan aspirasi saya sebagai calon pengguna layanan. Siapa tahu beberapa poin tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan atau pembahasan dalam rapat lanjutan yang akan datang.
Terima kasih atas perhatian, kerja keras, dan dedikasi Pemerintah Kabupaten Kebumen beserta seluruh pihak yang telah memperjuangkan perpanjangan layanan Commuter Line Prameks hingga Kebumen dan Gombong. Semoga seluruh proses yang sedang berjalan diberikan kelancaran, rapat lanjutan dapat menghasilkan keputusan terbaik, serta perpanjangan layanan Commuter Line Prameks hingga Gombong dapat segera terealisasi dalam waktu dekat sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh masyarakat Kebumen.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izin Admin Lapor Bupati Kebumen,
Berdasarkan berita yang dimuat oleh KebumenUpdate berjudul "Usulan Rute Prameks hingga Gombong, Ditjen Perkeretaapian Beri Lampu Hijau", saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen beserta seluruh jajaran yang telah berupaya memperjuangkan perpanjangan layanan Commuter Line Prameks hingga Kabupaten Kebumen dan Gombong.
Saya sangat mengapresiasi ikhtiar yang telah dilakukan melalui berbagai audiensi dengan PT KAI, KAI Commuter, hingga Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Semoga seluruh proses yang sedang berjalan dapat segera membuahkan hasil terbaik dan perpanjangan layanan ini dapat segera terealisasi untuk masyarakat Kebumen.
Saya juga tertarik dengan kutipan pada akhir berita berikut:
"Di akhir pertemuan, Dirjen Perkeretaapian menginstruksikan agar jajaran KAI, KAI Commuter, dan perwakilan Pemkab Kebumen segera mengadakan rapat lanjutan dalam waktu dekat untuk mematangkan kesiapan operasional Prameks dengan harapan program ini dapat segera diluncurkan untuk melayani masyarakat."
Berdasarkan informasi tersebut, izinkan saya menyampaikan beberapa masukan yang mungkin dapat menjadi bahan pertimbangan dalam rapat lanjutan nanti.
1. Penambahan stasiun pemberhentian
Selain Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong, saya berharap dapat dipertimbangkan agar Commuter Line Prameks juga melayani Stasiun Prembun, Stasiun Kutowinangun, dan Stasiun Karanganyar, sehingga tidak perlu memilih hanya salah satu di antara Prembun atau Kutowinangun.
Ketiga stasiun tersebut telah mengalami renovasi saat proyek jalur ganda (double track), memiliki kanopi (overcapping), serta sebagian besar Standar Pelayanan Minimum (SPM) telah terpenuhi. Stasiun Karanganyar dan Stasiun Kutowinangun juga telah melayani naik turun penumpang, sedangkan Stasiun Prembun memiliki lokasi yang sangat strategis karena berada dekat jalan raya dan pasar.
Dengan bertambahnya ketiga stasiun tersebut, diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat, mengurangi kepadatan penumpang di Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong, serta mempermudah mobilitas masyarakat di wilayah Kebumen bagian timur, tengah, dan barat.
2. Tetap mempertahankan sistem gate elektronik
Saya berharap sistem gate elektronik tetap digunakan pada layanan Commuter Line Prameks hingga Gombong. Sistem ini akan memudahkan pelanggan yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan layanan KRL menuju Klaten, Solo, maupun Palur, karena penumpang cukup melakukan transit di Stasiun Yogyakarta tanpa perlu keluar dari area stasiun.
3. Tarif tetap terjangkau
Saya berharap tarif perjalanan penuh Yogyakarta–Gombong dapat berada pada kisaran Rp8.000–Rp14.000, mengingat jaraknya sekitar 112 km dan masih sebanding dengan beberapa layanan kereta lokal lainnya, antara lain:
Commuter Line Blorasura (Surabaya Pasar Turi–Cepu) ±140 km: Rp13.000.
Commuter Line Garut (Purwakarta–Cibatu) ±129 km: Rp8.000.
Commuter Line Garut (Purwakarta–Garut) ±148 km: Rp14.000.
Commuter Line Supas (Surabaya Kota–Probolinggo) ±101 km: Rp8.000.
Tarif yang terjangkau diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum.
4. Perjalanan diharapkan dapat sampai Stasiun Gombong
Saya berharap sebagian besar, atau apabila memungkinkan seluruh perjalanan Commuter Line Prameks, dapat diperpanjang hingga Stasiun Gombong, bukan hanya sampai Stasiun Kebumen.
Hal ini karena Stasiun Gombong menjadi simpul transportasi utama bagi masyarakat Kebumen bagian barat serta daerah sekitarnya. Perpanjangan hingga Gombong akan memperluas jangkauan layanan, mengurangi kebutuhan masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi menuju Kutoarjo, serta memberikan manfaat yang lebih merata bagi pelajar, pekerja, pelaku UMKM, wisatawan, maupun masyarakat yang rutin bepergian ke Yogyakarta.
Demikian beberapa masukan yang dapat saya sampaikan. Masukan ini semata-mata merupakan harapan dan aspirasi saya sebagai calon pengguna layanan. Siapa tahu beberapa poin tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan atau pembahasan dalam rapat lanjutan yang akan datang.
Terima kasih atas perhatian, kerja keras, dan dedikasi Pemerintah Kabupaten Kebumen beserta seluruh pihak yang telah memperjuangkan perpanjangan layanan Commuter Line Prameks hingga Kebumen dan Gombong. Semoga seluruh proses yang sedang berjalan diberikan kelancaran, rapat lanjutan dapat menghasilkan keputusan terbaik, serta perpanjangan layanan Commuter Line Prameks hingga Gombong dapat segera terealisasi dalam waktu dekat sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh masyarakat Kebumen.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Tindak Lanjut
Operator Instansi DISPERKIMHUB
Jum'at, 24 Jul 2026 18:22:07 WIB
Yth. Pelapor,
Terima kasih atas partipasi dan pengawalan yang telah dilakukan terkait usulan perpanjangan jalur commuterline Prameks
Saran dan masukan anda akan kami jadikan bahan diskusi dalam kesempatan koordinasi berikutnya
Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan partisipasi Anda dalam membantu peningkatan pelayanan publik.
Hormat kami,
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Kebumen
Informasi Lain
| Kode | 2600000927 |
| Kategori | Perhubungan |
| Prioritas | Biasa |
| Dilihat | 214 kali |
Komentar Publik
Belum ada komentar
Aduan sudah selesai