Detail Aduan
Kode Tracking: 2600001084
Informasi Aduan
Kembali
Selesai Kecamatan Prembun Publik
Aduan Masyarakat
Rabu, 26 Agu 2026 08:06:57 WIB
assalamualaikum bapak/ibu yang saya hormati
sebelumnya perkenalkan saya
A**a G***a dari Pati, Jawa Tengah melaporkan seorang warga Kedungwaru, Prembun, yang bernama R***d (D***e) kepada pihak Sekretaris Desa (Bapak S*******o). Sdr. R***d sebelumnya telah dibantu, difasilitasi, dan dipekerjakan oleh keluarga saya di Pati, namun ia kabur secara diam-diam tanpa pamit serta membawa tanggungan sisa utang cicilan, ongkos, dan fasilitas. Ketika saya mencoba menghubungi keluarga atau mantan istrinya di Kedungwaru Selatan, respons mereka sangat tidak kooperatif dan terkesan menutup-tutupi keberadaan R***d, padahal dari informasi valid yang saya miliki, mereka masih saling berkomunikasi. Pihak sekdes sempat menyampaikan bahwa mantan istri Rosid (Mba S**i K*****a) mengaku sudah lost contact. Namun, saya memiliki bukti kuat berupa pesan SMS dari Mba S**i tanggal 6 Agustus yang menunjukkan bahwa ia menerima titipan dari R***d untuk melunasi cicilan, yang membuktikan pengakuan tersebut tidak sesuai dengan fakta.
Saya sangat kecewa karena pihak sekdes terkesan hanya menerima mentah-mentah pengakuan sepihak dari pihak mantan istri R***d tanpa mau memediasi atau menyambungkan komunikasi secara terbuka (seperti lewat telepon/video call) agar ada titik terang. Merasa pihak sekdes tidak memberikan progres yang berarti dan cenderung lepas tangan, saya menilai penanganan perangkat desa setempat kurang tegas dan jauh dari harapan.
bahkan penyampain harapan saya cenderung di abaikan.
ini bukti chat sya sama pak sekdes nya pak/bu tapi tidak di balas dari kemaren
sebelumnya perkenalkan saya
A**a G***a dari Pati, Jawa Tengah melaporkan seorang warga Kedungwaru, Prembun, yang bernama R***d (D***e) kepada pihak Sekretaris Desa (Bapak S*******o). Sdr. R***d sebelumnya telah dibantu, difasilitasi, dan dipekerjakan oleh keluarga saya di Pati, namun ia kabur secara diam-diam tanpa pamit serta membawa tanggungan sisa utang cicilan, ongkos, dan fasilitas. Ketika saya mencoba menghubungi keluarga atau mantan istrinya di Kedungwaru Selatan, respons mereka sangat tidak kooperatif dan terkesan menutup-tutupi keberadaan R***d, padahal dari informasi valid yang saya miliki, mereka masih saling berkomunikasi. Pihak sekdes sempat menyampaikan bahwa mantan istri Rosid (Mba S**i K*****a) mengaku sudah lost contact. Namun, saya memiliki bukti kuat berupa pesan SMS dari Mba S**i tanggal 6 Agustus yang menunjukkan bahwa ia menerima titipan dari R***d untuk melunasi cicilan, yang membuktikan pengakuan tersebut tidak sesuai dengan fakta.
Saya sangat kecewa karena pihak sekdes terkesan hanya menerima mentah-mentah pengakuan sepihak dari pihak mantan istri R***d tanpa mau memediasi atau menyambungkan komunikasi secara terbuka (seperti lewat telepon/video call) agar ada titik terang. Merasa pihak sekdes tidak memberikan progres yang berarti dan cenderung lepas tangan, saya menilai penanganan perangkat desa setempat kurang tegas dan jauh dari harapan.
bahkan penyampain harapan saya cenderung di abaikan.
ini bukti chat sya sama pak sekdes nya pak/bu tapi tidak di balas dari kemaren
Tindak Lanjut
Admin
Jum'at, 28 Agu 2026 11:26:08 WIB
Sesuai hasil koordinasi dengan pihak Desa Kedungwaru bersama Sdr. Sudarsono selaku Sekretaris Desa pada hari kamis tanggal 27 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB bahwa Desa sudah pernah melakukan pelaksanaan mediasi hari senin tanggal 24 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB bersama mantan istri Rosid, Sementara dari mantan istri sudah lepas kontak dan tidak tanggungjawab.
Dengan Hal tersebut sehingga apabila ada urusan ataupun kepentingan pribadi bisa di lanjutkan bersama Sdr. Rosid, karena keberadaan Rosid sudah tidak di Desa Kedungwaru Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen.
Informasi Lain
| Kode | 2600001084 |
| Kategori | Melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah yang dilimpahkan oleh bupati |
| Prioritas | Biasa |
| Dilihat | 94 kali |
Komentar Publik
Belum ada komentar
Aduan sudah selesai