LAPORAN |
|||||||||||||
Tracking ID |
: 2600000728 |
||||||||||||
Tgl. Aduan |
: 01/06/2026 11:22:05 WIB |
||||||||||||
Kategori |
: Pariwisata |
||||||||||||
Judul Aduan |
: |
||||||||||||
Isi Aduan |
: "Ibu Bupati, lihat foto ini: Keadaan Candi Wulan sekarang. Semua batu-batu besar, pondasi, dan bagian bangunan masih utuh ada di sini, cuma tertimbun tanah dan semak belukar saja. Ini peninggalan asli Mataram Kuno, sama tuanya Borobudur & Prambanan. Kalau digali dan dibenahi, Kebumen akan punya wisata sejarah sendiri, warga tidak perlu jauh-jauh ke Karangsambung atau Borobudur. Lebih baik urus yang ada di depan mata kita sendiri, supaya Adimulyo & Kebumen punya kebanggaan sejarah sejati!""Ibu Bupati, lihat foto ini: Keadaan Candi Wulan sekarang. Semua batu-batu besar, pondasi, dan bagian bangunan masih UTUH lengkap ada di sini, cuma tertimbun tanah dan semak belukar saja. Ini peninggalan asli Kerajaan Mataram Kuno, usianya lebih 1.200 tahun, sama tuanya Borobudur dan Prambanan. Nama desanya saja CANDIWULAN, bukti dulunya candi ini berdiri megah.
Ibu sudah sangat baik mengurus Karangsambung (wisata alam), tapi sejarah belum diurus. Kalau warga atau anak sekolah mau belajar sejarah, harus jauh ke sana atau ke Borobudur. Padahal di depan mata kita ada harta berharga. Lebih baik urus yang ada di sini, supaya warga belajar dan bangga di kampung sendiri, tidak perlu jauh-jauh.
Adimulyo punya sejarah lengkap: Candi Wulan (Kerajaan), Banyurata (Perjuangan Diponegoro), Jlegiwinangun (Penyebaran Islam). Tolong Ibu, tolong digali dan dipugar Candi Wulan ini. Nanti Kebumen punya Wisata Sejarah Sendiri, jadi terkenal, dan ekonomi warga akan maju pesat. Terima kasih, Ibu." |
||||||||||||
Dilihat |
: 170 |
||||||||||||
LAMPIRAN FOTO/DATA DUKUNG |
|||||||||||||
|
|||||||||||||
TINDAKLANJUT LAPORAN |
|||||||||||||
|
|||||||||||||